Iklan
BAHASA INDONESIA, MATERI PEMBELAJARAN

40 Peribahasa Indonesia


1. Bagai aur dengan tebing
Artinya : Dua Hal yang tak mungkin untuk dipisahkan (selalu berdampingan)
2. Bagai serbuk dengan api
Artinya : Suatu (keadaan) yang mudah dipertemukan
3. Bagai bumi dan langit
Artinya : Dua hal sangat jauh berbeda
4. Bagai ayam termakan rumput
Artinya : Seseorang tersengal-sengal karena nafasnya sesak
5. Bagai kejatuhan bulan
Artinya : Mendapat rezeki yang tidak disangka-sangka
6. Bagai batu jatuh ke lubuk
Artinya : Seseorang pergi yang tak mungkin kembali karena jauh perginya
7. Bagai gadis jolong bersubang
Artinya : Seseorang yang sombong karena baru mendapat kekayaan
8. Bagai anjing dengan kucing
Artinya : Dua orang yang tak mau rukun
9. Bagai kucing dibawakan lidi
Artinya : Seseorang yang sangat ketakutan karena sesuatu hal
10. Bagai lima belas dengan tengah tiga puluh
Artinya : Dua persoalan yang sama benar
11. Bagai pinang dibelah dua
Artinya : Dua orang yang wajahnya hampir sama
12. Bagaikan bergantung di ujung rambut
Artinya : Seseorang yang selalu cemat/khawatir/takut
13. Bagai katak didalam tempurung
Artinya : Seseorang yang sangat picik, pengetahuannya sedikit dan terbatas sekali kepadaiannya
14. Bagai mencincang air
Artinya : Melakukan sesuatu pekerjaan yang tidak akan membuahkan hasil
15. Bagai gunting makan di ujung
Artinya : Tidak diduga sebelumnya bahwa akhirnya melakukan pekerjaan yang tidak baik
16. Bagai telur di ujung tanduk
Artinya : Seseorang dalam keadaan yang sangat membahayakan, sangat menyulitkan atau mengkhawatirkan
17. Bagai ikan di kayuh hilir
Artinya : Memerintah sesorang sesuai dengan kemampuan orang yang disuruh tersebut
18. Bagai kambing yang dimandikan
Artinya : Seseorang yang sangat malas mengerjakan suatu hal pekerjaan karena pekerjaan itu kurang disenangi
19. Bagai orang buta kehilangan tongkat
Artinya : Seseorang dalam keadaan kesulitan karena tidak tau langkah apa yang harus diambil
20. Bagai anjing mengunyah tulang
Artinya : Seseorang yang selalu marah dengan mulut mengomel/bersungut-sungut
21. Bagai menghitung bulu kucing
Artinya : Mengerjakan sesuatu pekerjaan yang sangat sulit dan jelas tidak ada manfaatnya.
22. Bagai kapal kehilangan kemudi
Artinya : Sesuatu perbuatan tanpa tujuan
23. Bagai siang dan malam
Artinya : Dua hal yang sangat jauh berbeda
24. Bagai lampu kehabisan minyak
Artinya : Kehidupan seseorang yang makin sengsara, makin bertambah miskin
25. Bagai harimau menyembunyikan kuku
Artinya : Seseorang yang merendah dengan menyembunyikan kelebihannya
26. Bagai pungguk merindukan bulan
Artinya : Seseorang yang menginginkan seseuatu sedan hal tersebut tidak mungkin diperoleh
27. Bagai bungan dadap sungguh merah berbau tak sedap
Artinya : Sesuatu yang tampaknya indah, baik, bagus, menarik tetapi sebenarnya biasa-biasa saja
28. Bagai bulan purnama
Artinya : Muka rupawan, cantik, bersinar-sinar
29. Bagai kumbang putus tali
Artinya : Sesuatu yang berjalan lancar tanpa adanya halangan apapun
30. Bagai durian dengan mentimun
Artinya : Seseorang yang sangat lemah melawan/bermusuhan dengan seseorang yang tampak jelas kekuatannya
31. Bagai ayam mati di lumbung
Artinya : Seseorang yang sengsara dalam keadaan yang serba kecukupan
32. Bagai air di atas daun talas
Artinya : Seseorang yang tidak mempunyai pendirian tetap
33. Bagai mendapat durian runtuh
Artinya : Mendapat rezeki yang sangat menyenangkan tanpa diduga-duga
34. Bagai ayam bertelur di lumbung padi
Artinya : Seseorang yang sangat bahagia tanpa khawatir kekurangan sesuatu dalam hidupnya
35. Bagai air dengan minyak
Artinya : Dua orang yang tidak mau bersatu
36. Bagai anak ayam kehilangan induknya
Artinya : Seseorang yang merasa kebingungan
37. Ada uang abang disayang, tak ada uang abang melayang
Artinya : Mau enaknya sendiri
38. Berdiang di abu dingin
Artinya : Meminta pertolongan pada orang yang tak dapat menolong
39. Kalah jadi abu menang jadi arang
Artinya : Sama-sama mendapat rugi
40. Ada gula ada semut
Artinya : Dimana banyak kesenangan, disitu pula banyak orang berkumpul

Sumber: “Rangkuman Materi Bahasa Indonesia” Ditulis Oleh Joko Triyono

Iklan

About wildanrahmatullah

Seorang guru sekolah dasar yang masih mencoba mencari hakikat dari mengajar dan mendidik yang sebenarnya

Diskusi

Belum ada komentar.

Silakan tulis apa yang anda pikirkan setelah membaca artikel kami

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
Follow Galeri Pendidikan Dasar on WordPress.com
%d blogger menyukai ini: