Iklan
FREEDOM DIARY

PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU SEPERTI ES JUICE


Sedikit inspirasi bagi para guru. Pembelajaran tematik terpadu betul-betul berbeda dengan tematik biasa. Betapa tidak. Guru dalam pembelajaran tematik terpadu tidak lagi menyebut nama mata pelajaran. Guru bukan mengajarkan mata pelajaran, melainkan membelajarkan KEHIDUPAN.

Foto0279Dalam pembelajaran tematik terpadu, para siswa tidak lagi terkotak-kotak dalam mata pelajaran. Para siswa tidak terasa kalau sedang belajar matematika, bahasa indonesia, PPKn, Seni budaya dan prakarya, PJOK, karena guru sama sekali tidak menyinggung nama mata pelajaran.
Yang diajarkan guru adalah kehidupan. Melalui belajar kehidupan para siswa dapat memaknai pemanfaatan ilmu yang sedang dipelajari dalam penerapan kehidupan sehari-hari. Ibaratnya, pembelajaran tematik terpadu seperti es juice. Para siswa betul-betul tidak merasakan salah satu rasa buah. Yang dirasakan adalah es juice yang rasanya cool, segar, maknyos, jos gandhos kotos-kotos.

Dengan pendekatan saintifik (Scientific Approach), guru dapat melatihkan keterampilan mengamati (observing), menanya (Questioning), menalar (Associating), mencoba (experimenting), membentuk jejaring (networking) melalui sumber daya pendidikan yang ada. Tidak tergantung alat yg canggih, tidak tergantung sekolah kota/metropolitan. Yang penting bagaimana para siswa memiliki keterampilan-keterampilan saintifik tersebut.

Selamat mengimpelementasikan. Semoga berhasil.

-Marjuki Kimia on Facebook-

Iklan

About wildanrahmatullah

Seorang guru sekolah dasar yang masih mencoba mencari hakikat dari mengajar dan mendidik yang sebenarnya

Diskusi

2 thoughts on “PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU SEPERTI ES JUICE

  1. Kenyataannya dalam pembelajaran dengan K13 di SD, masih ada pelajaran PJOK dan Agama yang dilaksanakan secara terpisah. Siswa masih merasakan sulitnya matematik. Siswa kesulitan mempelajari pertanyaan atau tugas yang ada di setiap tema, dicari di buku guru juga tidak ada jawabannya. Siswa disuruh mencari di internet. Semua siswa di Indonesia sudah difasilitasi dengan internet??? Tidak bisa semua mata pelajaran di KTSP disajikan dengan pendekatan tematik. Perlu kajian ulang pembelajaran tematik ini. Para pengambil kebijakan wajib turun ke lapangan, tidak bisa melalui seminar dan konferensi dari para pakar saja. Apalagi diproyekkan.

    Posted by Herman | 18 Mei 2016, 18:26

Silakan tulis apa yang anda pikirkan setelah membaca artikel kami

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
Follow Galeri Pendidikan Dasar on WordPress.com
%d blogger menyukai ini: