Iklan
BAHASA INDONESIA

Menulis Karangan


Karangan

Karangan adalah bentuk tulisan yang mengungkapkan pikiran dan perasaan pengarang dalam satu kesatuan tema yang utuh. Karangan diartikan pula dengan rangkaian hasil pemikiran atau ungkapan perasaan ke dalam bentuk tulisan yang teratur.

Hasil mengarang dapat berupa tulisan, cerita, artikel, buah pena, ciptaan atau gubahan  (lagu, musik dan nyanyian).

Kerangka Karangan

Hasil rangkaian (susunan) kerangka karangan adalah rencana kerja, yang memuat garis besar suatu karangan. Manfaat dari suatu  kerangka karangan adalah:

  1. Memudahkan penyusunan karangan sehingga karangan menjadi lebih sistematis dan teratur.
  2. Memudahkan penempatan antara bagian karangan yang penting dengan yang tidak penting.
  3. Menghindari timbulnya pengulangan bahasa.
  4. Membantu pengumpulan data dan sumber-sumber yang diperlukan.

Macam-macam Karangan

Karangan dapat dibedakan menjadi:

  1. Karangan deskripsi adalah karangan yang menggambarkan suatu objek dengan tujuan agar pembaca merasa seolah-olah melihat sendiri objek yang digambarkan.
  2. Karangan eksposisi adalah karangan yang memaparkan sejumlah pengetahuan atau informasi dengan tujuan agar pembaca mendapat informasi dan pengetahuan dengan sejelas-jelasnya. Pada karangan jenis ini, dikemukakan data dan fakta yang meyakinkan.
  3. Karangan narasi adalah karangan yang menceritakan suatu peristiwa atau kejadian dengan tujuan agar pembaca seolah-olah mengalami kejadian yang diceritakan itu.
  4. Karangan persuasi adalah karangan yang bertujuan untuk mempengaruhi pembaca.
  5. Karangan ilmiah adalah karangan yang membahas masalah-masalah yang berkaitan dengan disiplin ilmu tertentu.Ragam bahasa yang digunakan bersifat teknis, yang hanya dapat dipahami masyarakat tertentu.

Sekarang, kamu bisa membaca karangan di bawah ini. Usahakan agar setiap kalimat yang kamu baca dapat terdengar jelas.

Langkah-langkah Menulis Karangan

Langkah-langkah menulis karangan yang baik adalah sebagai berikut.

  1. Menentukan tema

Tema adalah sesuatu yang menjadi dasar cerita. Tema selalu berkaitan dengan berbagai pengalaman kehidupan, seperti masalah cinta, kasih, rindu, takut, maut, dan religius.Dalam hal tertentu, tema sering disinonimkan dengan ide atau tujuan utama cerita.

  1. Membuat kerangka karangan

Membuat kerangka karangan adalah membuat garis besar karangan yang akan ditulis.

Contoh:

Tema: Kesehatan

1.      Pengalaman selama sakit.

a. Sakit yang pernah diderita;

b. Gejala-gejala sakit.

2.      Masa perawatan

a. Berobat;

b. Menjaga pola makan

3.      Setelah sembuh.

a. Menjaga kesehatan;

b. Makan yang bergizi;

c. Olahraga.

Nah sekarang cobalah membuat sebuah kerangka karangan, da dilanjutkan dengan mengembangkan kerangka tersebut menjadi sebuah karangan. Selamat Mencoba

 

 

 

Iklan

About wildanrahmatullah

Seorang guru sekolah dasar yang masih mencoba mencari hakikat dari mengajar dan mendidik yang sebenarnya

Diskusi

One thought on “Menulis Karangan

  1. lebih di lengkapi lg dong .. Biar lebih mudah mengerjakan tugas yg inigin di selesaikan .. Hehe 🙂

    Posted by Thina | 30 Januari 2013, 18:33

Silakan tulis apa yang anda pikirkan setelah membaca artikel kami

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
Follow Galeri Pendidikan Dasar on WordPress.com
%d blogger menyukai ini: