Iklan
SERTIFIKASI GURU

Ironis! Ijazah Palsu Bisa Lulus Sertifikasi Guru



SP/Reny Catur Agustin
Sejumlah guru dari berbagai daerah yang menjadi korban ijazah palsu akhirnya diterima di Unitomo Surabaya.

Sekilas, wajah Warsono yang sudah terlihat berumur nampak plong ketika dirinya sudah dinyatakan diterima di Unitomo Surabaya. Dia adalah salah satu korban kuliah abal-abal dan ijazah palsu Sucipto.
Warga Desa Dampit, Kabupaten Malang itu kemudian menceritakan, jika awal mula dia terjebak dalam perkuliahan abal-abal mendapat tawaran dari teman yang berprofesi sama yakni sebagai guru di kampungnya. Ia pun berkenan dan ikut perkuliahan yang dilaksanakan setiap hari Sabtu dan Minggu di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Dampit.

Sekolah jenjang S1 ini dilaksanakan selama dua tahun. �Selama dua tahun menempuh bangku kuliah Pak Cip (Sucipto, Red), saya tidak menaruh kecurigaan sama sekali. Karena selama dua tahun itu saya mengeluarkan uang sebesar sembilan juta rupiah hingga mendapat ijazah kelulusan,� terangnya. �Ketika tahu dari pemberitaan kasus ini, saya sempat shock. Tetapi saya akan menebus kekhilafan saya dengan menempuh belajar yang bersungguh-sungguh di Unitomo,� jawabnya.

Tak jauh berbeda, Paeran, juga mengaku bersedia kuliah meski umurnya sudah uzur. Bahkan, dirinya yang sudah merupakan PNS ini menggunakan ijazah palsu tersebut untuk sertifikasi guru di Malang, dan berhasil lulus. Untuk menebus itu, meskipun sebentar lagi ia pensiun ia bersedia melakukan pendidikan kembali. �Kami merasa berdosa, lebih baik ikuti begitu (kuliah, red),� kata guru yang sudah berstatus PNS sejak tahun 1974 itu.

Paeran mengaku lulus S1 dari perguruan tinggi fiktif bentukan Sucipto pada 2008 lalu. Anehnya, lanjut dia, walau dengan menggunakan ijazah palsu tersebut, dia mulai bisa mendapatkan tunjangan profesi sejak tahun 2009 dari pemerintah. �Saya tidak pakai acara wisuda, langsung menerima ijazah,� ceritanya.
Sedangkan, pihak Unitomo melalu Bachrul Amiq, Wakil Rektor II Unitomo, menerangkan ke-95 guru yang menjadi korban secara keseluruhan telah melengkapai semua syarat-syarat yang diharus dilampirkan dalam pendadftaran. Oleh karena itu, Unitomo telah menerima semuanya untuk bisa melanjutkan studi ke jenjang S1.

Seperti diberitakan sebelumnya, beberapa pekan lalu Sucipto ditangkap Polda Jatim karena diduga menerbitkan ijazah palsu untuk S1, S2 dan S3. Setidaknya tiga Perguruan Tinggi dicatutnya dalam praktik haramnya itu, seperti Unitomo Surabaya, Universitas Merdeka (Unmer) Malang dan Universitas Darul Ulum (Undar) Jombang. Berpraktik sejak 2008, Sucipto sudah mengeluarkan 1.661 ijazah palsu, dan 60 persen digunakan oleh tenaga pendidik. Kini kasus yang membelit Sucipto mulai dilimpahkan penyidik Polda ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim.

Sementara itu, Pengamat Pendidikan dari Universitas Airlangga (Unair), Tuti B. Rahayu, mengungkapkan atmosfer pendidikan di Indonesia hanya sebagai prestise (kebanggaan) dan patokan untuk terlihat lebih dalam masyarakat. Selain itu, kebijakan pemerintah yang dalam hal ini menentukan standar tentang kredit poin seperti kenaikan pangkat selalu dilihat berdasarkan latar pendidikan sehingga hal ini yang memacu untuk para PNS membuat jalan pintas untuk bisa mendapatkan kredit point secara cepat.

�Kalau pemerintah ingin memberikan gaji yang standar, ya berikan saja sesuai dengan masa pengabdian atau kinerja. Saya kira, kebijakan yang kurang tepat ini yang akhirnya semakin menurunkan nilai standar pendidikan di Indonesia. Orang hanya menempuh pendidikan hanya untuk memperoleh gelar bukan untuk mencari ilmu,� urainya saat dikonfirmasi Surabaya Post, Selasa (17/7) pagi tadi.

Tak hanya itu, system sertifikasi bagi guru hanya sebagai politik anggaran lanjutnya. Tak boleh berpihak hanya terhadap syarat-syarat tertentu yang selama ini menjadi standar untuk bisa melakukan sertifikasi.�Seharunya, penilaian yang tepat untuk menentukan apakah guru ini berkualitas atau tidak harus berdasarkan penilaian objektif dari orang-orang yang di lapangan. Tidak bisa hanya melampirkan syarat-syarat seperti ijazah dan lain-lain baru bisa diberikan sertifikasi. Apalagi verifikasinya lemah, ijazah palsu bisa lulus,� tandasnya. m6

sumber: http://www.igi.or.id
Iklan

About wildanrahmatullah

Seorang guru sekolah dasar yang masih mencoba mencari hakikat dari mengajar dan mendidik yang sebenarnya

Diskusi

2 respons untuk ‘Ironis! Ijazah Palsu Bisa Lulus Sertifikasi Guru

  1. mari Bersama tegakkan kejujuran dan keteladanan Guru

    Posted by salatiga2012 | 3 Agustus 2012, 12:58

Silakan tulis apa yang anda pikirkan setelah membaca artikel kami

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Iklan
Follow Galeri Pendidikan Dasar on WordPress.com
Iklan
%d blogger menyukai ini: